Oleh: Midut
Bahasa kedokteran berkata, jika sindrom telah menggunakan akhiran nitis artinya sindrom tersebut sudah begitu parah, sedikit peluangnya untuk dapat disembuhkan. Itulah yang telah terjadi pada masyarakat UIN sunan gunung djati Bandung, sindrom ball berkembang menjadi ballnitis. Gejala ini selalu kambuh ketika digelarnya liga mahasiswa, mungkin sindrom ballnitis benar-benar tidak dapat disembuhkan, bahkan menular secara turun temurun. Salah satu penderita sindrom ini adalah para mahasiswa jurusan jurnalistik, dapat kita lihat gejala-gejalanya saat supporter jurnal habis-habisan mengorbankan jiwa raga untuk sang jagoannya.
No comments:
Post a Comment
We really pleasure for visit this blog
-------------------------------
Blog team of Lantai Jurnal
:)